VISIONARE

Blog

Eastern Promise (Part 1)

By Andandika Surasetja
(Article is in Indonesian)

Tak perlu banyak basa-basi di paragraf ini. Berkat inovasi, bakat seni, serta DNA yang berbeda, cepat atau lambat deretan desainer dari negeri Timur ini akan memegang kendali di industri mode. Karena pada dasarnya, semua hanya soal waktu. 

1. Andrea Jiapei Li - China

Berbasis di Kota New York, Andrea Jiapei Li merupakan desainer pakaian wanita lulusan Fashion Design and Society program dari Parsons the New School of Design. Karya Andrea fokus pada siluet yang tidak lumrah serta teknik pengembangan material yang unik. 

 

2. Angel Chen – China

Mengasah bakat dan ketekunan di Central Saint Martins College yang berada di Kota London, Angel telah dinobatkan sebagai “Top 5 graduate designers of the year” oleh i-D magazine, sebelum menggali pengalaman bersama rumah mode Marchesa dan Vera Wang.

 

3. BMUET(TE) - South Korea

Duo desainer Byungmun Seo dan Jina Um pertama kali berjumpa ketika sama-sama bekerja sebagai desainer di Seoul. Memutuskan hijrah ke London untuk memperluas jaringan dan peluang bersama-sama, Byungmun meraih gelar Master di London College of Fashion pada tahun 2012 sementara Jina Um memperdalam riset dalam fashion design serta melakukan bermacam kolaborasi dengan para seniman di London. 

Berbagi bermacam ide dengan latar belakang pengalaman yang semakin matang, keduanya pun terinspirasi untuk membuat sebuah proyek eksperimentasi yang memadukan seni murni dengan teknologi tinggi. Hasilnya ialah menswear label, Byungmun Seo yang diinisiasi pada tahun 2012.