VISIONARE

Blog

Why Halima Aden is The New Model We’ve All Been Waiting for

By Anishka Syafrani
(Article is in Indonesian)

Some trends change fashion for the better. Selama bertahun-tahun iklan billboard dan sampul majalah menampilkan tipe model yang sama. Mereka yang tidak termasuk dalam kategori ‘mainstream’ mendambakan perwakilan. Untunglah sedikit demi sedikit industri mulai menunjukkan respon atas keinginan publik tentang keragaman di dunia fashion. Perkenalkan: Halima Aden

Usianya baru 19 tahun. Halima mendobrak batasan saat dipilih Kanye West berjalan untuk musim terbaru Yeezy. Kini Halima sudah keliling dunia dan menjalani debutnya di Milan Fashion Week untuk Alberta Ferreti dan Max Mara. Gadis berjilbab berjalan di runway yang sama dengan Gigi HadidJust like that, a star is born.

Semakin mengesankan adalah latar belakang Aden. Lahir di penampungan pengungsi Kenya, keluarganya pindah ke Amerika Serikat pada usia 6 tahun. Mengawali karir di kontes kecantikan Miss Minnesota US dan menjadikannya kontestan berjilbab pertama. Salah satu bukti bahwa industri mulai menerima keragaman: Aden diizinkan mengenakan burkini di kategori pakaian renang dan berhasil lolos ke 15 besar.

Aden mengaku senang dengan respon yang diterimanya dan bagaimana industri menerima keyakinan yang dianutnya. Misalnya ketika Aden menjalani debut editorial di CR Fashion Book edisi bulan Maret, Carine Roitfeld bersedia konsultasi dengan Aden sebelum memilih pakaian untuk dikenakannya.

Di era di mana fashion mengagungkan model instagram, Aden menjadi suara Muslim, wanita kulit berwarna, dan kaum pendatang sekaligus. Untungnya Halima tidak menjadikan perhatian sebagai beban. Ia mengajak semua penggemar mengikuti perjalanannya melalui Instagram. Dukungan pun terus mengalir! “Keep inspiring young girls with your crown!” atau “Now i'm not lost hope to be model with hijab i love you!”

Halima menggambarkan bagaimana rasanya melakukan sesuatu yang kau cintai dan bisa menginspirasi orang lain: “Finally. I get to represent. I get to be the change I wanted to see for other young Muslim women and just for women in general, to never change and stay true to themselves.”

Aden telah dikontrak oleh IMG Models bersama Gigi dan Bella HadidMiranda KerrLily Aldridge, dan masih banyak lagi. Ia sudah tampil di MFW dan New York Fashion Week. Kesuksesannya pun tidak semata-mata karena jilbabnya. Roitfeld menegaskan ia menyukai Aden karena Aden adalah Aden! “Aku memilih Halima bukan pernyataan mengenai politik atau agama. Aku terkesima dengan kecantikannya. Dia adalah bentuk kecantikan dan keragaman baru di dalam industri. Bagiku sangatlah penting untuk menghormati budaya Aden selagi aku mengambil gambarnya,” jelas Roitfeld.

Film, musik, fashion, tiga industri dunia hiburan yang punya langkah sendiri dalam merangkul keragaman. Model seperti AdenWinnie HarlowHari NefJacky O’Shaughnessy membuka jalan untuk generasi baru. Pun dengan diselenggarakannya London Modest Fashion Week untuk pertama kali. Lebih banyak lagi desainer memilih model dari berbagai ukuran, ras, dan latar mengikuti contoh Christian Siriano yang melakukannya lebih dulu. Seperti kata Aden: “Don’t ever change yourself, change the game!”